Sabtu, 22 Maret 2014

Galak namun Berarti

“Pilihan hidup cuma 2, mau jadi baik atau jahat. Kalau kamu mau jadi orang jahat, jahat sekalian. Kalau mau jadi baik, baik sekalian jangan setengah-setengah.” -Lelly Ribawati



Lelly Ribawati, guru Biologi yang penuh menginspirasi! Bersyukur banget bisa bertemu seorang guru seperti beliau. Cerdas, tegas, humoris, kreatif, itulah dia. Saya terharu dengan cerita-cerita penglaman hidup beliau yang pernah diceritakan olehnya. Tanpa berfikir panjang, setelah kurang lebih 6 bulan mengenal beliau, saya langsung meletakan beliau diposisi salah satu orang yang menginspirasi dalam hidup saya, dan tentunya bakalan menjadi salah satu faktor saya semangat dan kesuksesan di masa yang mendatang. Aamiin!!

❁❁❁❁❁❁

Dilahirkan dilingkungan masyarakat yang kurang memberikan dampak baik, dengan seorang ibu yang mempunyai banyak anak dan harus melewati kehidupannya dengan sangat keras. Sampai pernah bercerita bahwa beliau pernah kabur dari ibunya, beliau berfikir, “Kalo gue kabur juga emak gue gak bakal sedih, ilang satu anaknya masih banyak” ucap beliau dengan logat khas betawinya yang membuat kami sekelas menjadi tertawa.
Beliau sangat tegas dalam mendidik muridnya, seringkali kami dimarahi olehnya mengenai masalah nilai dan pernah beberapa kali diingatkan dan dimarahi karena kegaduhan kami di dalam kelas. Kalau beliau sudah benar-benar marah, tak ada satupun anak murid yang berani berkutik. Bener-bener nakutin deh! Serius, sumpah. Hehehe.


Mendapat nilai darinya memang tak semudah mendapatkan nilai pada beberapa guru, jarang kami mendapat nilai 9 apalagi sempurna dengan beliau. Tapi gak pernah membuat kami, saya pribadi tentunya, menjadi kesal dan menyesal dengan pelajaran ataupun dengan gurunya. Karena yang kami rasakan selama ini, itulah nilai yang memang pantas diperoleh oleh kami. Walaupun tak seberapa bahkan pas-pasan KKM diatas dikit, namun kami puas karena mendapat ilmunya. 

Beliau sering mengatakan beberapa nasihat dan menegaskan kepada muridnya  yang selalu saya ingat. Pertama, “Kalau kamu gak kuat jadi anak IPA mendingan pindah dari sekarang-sekarang deh.” Kedua, “Pilihan hidup cuma 2, mau jadi baik atau jahat. Kalau kamu mau jadi orang jahat, jahat sekalian. Kalau mau jadi baik, baik sekalian jangan setengah-setengah.” Ketiga, jadi singkat cerita beliau ini mempunyai keponakan yang terjerat kasus narkoba, dan beliau mengatakan kepada kami, “Saya gak bakal bantu orang, walaupun saudara yang masuk penjara karena narkoba. Kalau ada orang yang minta bantuan karena ingin bersekolah, saya akan kasih berapapun itu.” Keempat, beliau ini merupakan mantan mahasiswi yang patut dicontoh, semua tugas-tugas kuliahnya ia selesaikan sendiri disaat teman-temannya banyak yang hanya menyalin. Dia mengatakan, “Daridulu, zaman saya kuliah, disaat teman-teman hanya menyalin tugas, saya mengerjakannya sendiri. Memang memerlukan waktu yang lumayan tapi kita bakalan puas sama apa yang sudah dikerjakan.” Masih banyak lagi deh cerita beliau yang secara gak langsung memberikan muridnya contoh dan nasihat.

Walaupun sudah lewat kepala 4, beliau masih mengajar dengan penuh semangat dan mengajar dengan metode yang gak kuno! Kalau biasanya guru yang sudah tua jarang menggunakan LCD proyektor sebagai media pembelajaran, beliau menggunakan alat tersebut untuk mengajarkan kami biologi. Barusan abis nge-stalk nama beliau di facebook dan ternyata beliau punya jejaring social  facebook juga, hehehe keren banget kan guru gue, tua-tua juga masih gaul. Alhasil, setelah nge-stalk facebooknya, jadi tau deh tanggal ulang tahunnya. Beliau merupakan kelahiran 7 April tahun 1960. Sama lhoo bulan lahirnya sama gue! Yeyeye! Beda 10 hari dan sama-sama ada angka tujuhnya! Cieee gue, samaan sama bu Lelly! Hehehe #plak #abaikan #lanjutlagi

Penampilan dan gayanya yang tomboy dengan cara gaya jalannya yang mirip laki-laki itu memang terkadang membuat terlihat menyeramkan. Namun, dibalik semua itu beliau mempunyai tingkah-tingkah lucu yang jauh banget dari image penampilannya yang tomboy. Hahaha lucu banget deh!




Ibarat me-charge handphone  mungkin itu baru 10% cerita mengenai Ibu Lelly. Dan saya masih ingin belajar banyak lagi tentang pengalaman hidup beliau. Love you buuu <3  tetap menjadi inspirator ya! 

(✿◠‿◠)

Ini foto-fotonya Bu Lelly, hehehe maaf ya bu ngambil fotonya tanpa izin. 

Dra. Lelly Ribawati, M.Biomed

Waktu praktek mengamati struktur tubuh Anellida bersama bu Lelly.
Ini foto hasil skenario Bu Lelly lhoo. hehe
`

Tidak ada komentar:

Posting Komentar