Selasa, 21 Juli 2015

Judulnya apa ya?

Aku tidak pernah berpikir untuk aktif dalam ekstrakulikuler ini. Aku hanya "ingin" ikut namun tidak menjadikannya utama, hanya sampingan semata.

Semua berawal dari kekecewaan. Ingin mencari pelarian. Namun tak ingin terus dalam "jalan kecewa".

Nampaknya tega sekali perkataanku, "hanya menjadi sampingan", "pelarian". Ya, memang tega. Namun, tidak ada yang salah jika kita mempunyai niat baik, lho. Berniat baik saja sudah dicatat amal kebaikannya. Dikerjakan ditambah lagi catatan kebaikannya, tidak dikerjakan juga tidak mendapat dosa. Malah bonus dari niat baik (yang tidak terlaksana) bisa saja yang biasanya berada di jalan yang buruuukkkk banget, karena awalnya sudah berniat baik bisa jadi dilempengin dikit jalannya sama Yang Maha Kuasa. Yes, that's my experience! Saya berkata sesuai pengalaman pribadi lho yaaaaa.

Yup, contohnya gini.. Dulu waktu ingin masuk SMA aku berniat dan berjanji pada diri sendiri untuk tidak pacaran selama masa SMA dan kalau bisa sampai seterusnya. Insya Allah ini tahun terakhir aku duduk di bangku SMA dan Alhamdulillah niat itupun terlaksana sampai detik ini (InsyaAllah juga seterusnya ya, sampai nanti ada yang langsung melamar hehe Aamiin). TAPI guys, gak semudah mengucap. Perjalanan itu banyak lika-likunya. Ditengah jalan aku sempat tersesat! Nah, Alhamdulillah (mungkin) karena berawal dari niatan baik, Allah masih memberiku kesempatan untuk memperbarui niat, hingga akhirnya aku sadar dan tidak terpuruk pada jalan yang nista.

Begitupun awal niat aku masuk Rohis. Walaupun tidak menjadikan rohis sebagai yang utama, tapi niatku masuk rohis itu baik lhoooo. Aku lupa persis alasan mengapa aku ingin masuk Rohis hehe maklum udah 2 tahun lalu.

Awal masuk Rohis aku sempat aktif mengikuti keputrian yang diadakan setiap hari jumat. Eits, Aktif? Wong cuma 2 kali ko aktif hehe. Jujur selama kelas 10 aku cuma 2 kali mengikuti kegiatan di Rohis. Jadi bisa dibilang rohis-rohisan gitu deh. Kadang suka ngerasa bersalah gitu sering gak ikut keputrian. Tapi karena udah keseringan gak dateng jadinya maluuuuu banget buat dateng lagi.

Salah satu yang aku senangi dari Rohisnya itu ialah beberapa kakak-kakak akhwatnya yang rajinnnn banget nyapa aku. Salam&Salim ala Rohis setiap ketemu, jadi serasa dekat walaupun tak kenal antar sesama. Tetep ngajakin aku disetiap acara rohis walaupun aku gak aktif di rohis. Yap, aku salut sama mereka. Tak henti mengajak dalam kebaikan. Subhanallah.

Hanya sedikit perkenalan di tahun pertamaku dengan Rohis SMAN 90. Akhir yang membuatku berniat untuk ingin aktif lagi dalam kegiatan rohis yaitu ketika ada acara ALFA (All For Akhwat) semacam keputrian akbar yang dibuka untuk umum. Acaranya keren banget menurutku. Waktu itu pembicaranya Asma Nadia. Sepulang dari situ, aku sangat terinspirasi dengan mbak Asma Nadia. Jadi ngefans deh sama mbak Asma Nadia. Karena acara ALFA yang keren itu, tak sengaja aku mengucap dalam hati, "Aku pengen bisa jadi panitia ALFA tahun depan, kalau bisa jadi ketuanya. Aku mau buat acara sekeren ini lagi tahun depan."

Karena itu.....sejak kelas 11 aku mulai aktif lagi dalam Rohis dan masuk dalam keorganisasian Rohis SMAN 90.

Aku memulai lembaran baru dengan niat baru untuk kembali aktif dalam organisasi Rohis. Awalnya, aku ngerasa asing banget disana... Apalagi awal mula ada rapat-rapat. Hmm bingung banget harus apa. Gak ngerti apa-apa. Paling cuma bisa mendengarkan orang ngomong saja. Kadang jadi berpikiran, "Gak berguna banget sih gue disini... Gak ngerti apa-apa."

Semua makhluk hidup butuh proses beradaptasi, guys. Begitupun gue di Rohis. Pas baru-baru banget aktif, kalo ada rapat atau kegiatan apa masih labil banget, "Hmm ikut gak ya. Kayanya kalo gue gak dateng gak masalah deh. Hmm, gue dateng juga gak ngerti apa-apa, gabisa ngomong apa-apa. Hmm..hmm.." Selalu gelisah kalo ada acara Rohis, kayanya ada aja 1001 alasan untuk gak hadir, padahal pengen bisa hadir. Entah alasan yang diatas, alasan waktu, alasan pakaian. Banyak lah.

Seiring berjalannya waktu... Alhamdulillah gue makin dewasa cara berpikirnya hehe. Semua pola pikir gue dengan 1001 alasan itu gue balik! Gue ubah!
"OKE. Emang saat ini gue belum berguna di Rohis. Tapi kalo gue terus ciptakan 1001 alasan, selalu bawa-bawa perasaan gak penting yang padahal cuma perasaan gue doang. Masalah gak akan selesai. Selamanya gue gak akan pernah ngerti tentang organisasi Rohis. Mulai sekarang gue HARUS buang jauh-jauh semua kejanggalan dihati!"

♥ ◕ ‿ ◕ 

Ikatan ukhuwah kami mulai terasa hangat ketika beragam acara besar Rohis diselenggarakan. Kebetulan saat itu 3 hari berturut-turut acara besar Rohis angkatan kami, yaitu acara ALFA, NMF, dan satu lagi sebenarnya cuma bantu-bantu sekolah saja. Acara Maulid.

Minggu-minggu akhir akan berlangsungnya acara dan ketika hari-H membuat komunikasi antarkami menjadi rutin. Saya merasakan kekeluargaan yang hangat, akrab, dan mulailah benih-benih cinta itu tumbuh... *Anjaaay*

Jujur aja, aku baru aktif banget pas hari-H acara ALFA, lho. Sebelumnya yaa gak seberapa ngebantu mereka yang sangat lelah bekerja. (Disitu kadang saya merasa bersalah)


Hmm, ini baru AWAL, lhoo. Udah sepanjang ini.... Cerita Selanjutnya akan gue lanjutkan di segmen berikutnya, ya! Jangan kemana-mana! #SokDiTipi #SokBanget #MendingAdaYangNyimak #MendingSeruCeritanya #SokAzik #GudBay!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar