Aku tidak pernah berpikir untuk
aktif dalam ekstrakulikuler ini. Aku hanya "ingin" ikut namun tidak
menjadikannya utama, hanya sampingan semata.
Semua berawal dari kekecewaan.
Ingin mencari pelarian. Namun tak ingin terus dalam "jalan kecewa".
Nampaknya tega sekali
perkataanku, "hanya menjadi sampingan", "pelarian". Ya, memang tega. Namun, tidak ada
yang salah jika kita mempunyai niat baik, lho. Berniat baik saja sudah dicatat
amal kebaikannya. Dikerjakan ditambah lagi catatan kebaikannya, tidak
dikerjakan juga tidak mendapat dosa. Malah bonus dari niat baik (yang tidak
terlaksana) bisa saja yang biasanya berada di jalan yang buruuukkkk banget, karena
awalnya sudah berniat baik bisa jadi dilempengin dikit jalannya sama Yang Maha
Kuasa. Yes, that's my experience! Saya berkata sesuai pengalaman pribadi lho
yaaaaa.
Yup, contohnya gini.. Dulu waktu
ingin masuk SMA aku berniat dan berjanji pada diri sendiri untuk tidak pacaran
selama masa SMA dan kalau bisa sampai seterusnya. Insya Allah ini tahun
terakhir aku duduk di bangku SMA dan Alhamdulillah niat itupun terlaksana
sampai detik ini (InsyaAllah juga seterusnya ya, sampai nanti ada yang langsung
melamar hehe Aamiin). TAPI guys, gak semudah mengucap. Perjalanan itu banyak
lika-likunya. Ditengah jalan aku sempat tersesat! Nah, Alhamdulillah (mungkin)
karena berawal dari niatan baik, Allah masih memberiku kesempatan untuk
memperbarui niat, hingga akhirnya aku sadar dan tidak terpuruk pada jalan yang
nista.
Begitupun awal niat aku masuk
Rohis. Walaupun tidak menjadikan rohis sebagai yang utama, tapi niatku masuk
rohis itu baik lhoooo. Aku lupa persis alasan mengapa aku ingin masuk Rohis
hehe maklum udah 2 tahun lalu.
Awal masuk Rohis aku sempat aktif
mengikuti keputrian yang diadakan setiap hari jumat. Eits, Aktif? Wong cuma 2
kali ko aktif hehe. Jujur selama kelas 10 aku cuma 2 kali mengikuti kegiatan di
Rohis. Jadi bisa dibilang rohis-rohisan gitu deh. Kadang suka ngerasa bersalah
gitu sering gak ikut keputrian. Tapi karena udah keseringan gak dateng jadinya
maluuuuu banget buat dateng lagi.
Salah satu yang aku senangi dari
Rohisnya itu ialah beberapa kakak-kakak akhwatnya yang rajinnnn banget nyapa aku.
Salam&Salim ala Rohis setiap ketemu, jadi serasa dekat walaupun tak kenal
antar sesama. Tetep ngajakin aku disetiap acara rohis walaupun aku gak aktif di
rohis. Yap, aku salut sama mereka. Tak henti mengajak dalam kebaikan.
Subhanallah.
Hanya sedikit perkenalan di tahun
pertamaku dengan Rohis SMAN 90. Akhir yang membuatku berniat untuk ingin aktif
lagi dalam kegiatan rohis yaitu ketika ada acara ALFA (All For Akhwat) semacam
keputrian akbar yang dibuka untuk umum. Acaranya keren banget menurutku. Waktu
itu pembicaranya Asma Nadia. Sepulang dari situ, aku sangat terinspirasi dengan
mbak Asma Nadia. Jadi ngefans deh sama mbak Asma Nadia. Karena acara ALFA yang
keren itu, tak sengaja aku mengucap dalam hati, "Aku pengen bisa jadi
panitia ALFA tahun depan, kalau bisa jadi ketuanya. Aku mau buat acara sekeren
ini lagi tahun depan."
Karena itu.....sejak kelas 11 aku
mulai aktif lagi dalam Rohis dan masuk dalam keorganisasian Rohis SMAN 90.
Aku memulai lembaran baru dengan
niat baru untuk kembali aktif dalam organisasi Rohis. Awalnya, aku ngerasa
asing banget disana... Apalagi awal mula ada rapat-rapat. Hmm bingung banget
harus apa. Gak ngerti apa-apa. Paling cuma bisa mendengarkan orang ngomong
saja. Kadang jadi berpikiran, "Gak berguna banget sih gue disini... Gak
ngerti apa-apa."
Semua makhluk hidup butuh proses
beradaptasi, guys. Begitupun gue di Rohis. Pas baru-baru banget aktif, kalo ada
rapat atau kegiatan apa masih labil banget, "Hmm ikut gak ya. Kayanya kalo
gue gak dateng gak masalah deh. Hmm, gue dateng juga gak ngerti apa-apa, gabisa
ngomong apa-apa. Hmm..hmm.." Selalu gelisah kalo ada acara Rohis, kayanya
ada aja 1001 alasan untuk gak hadir, padahal pengen bisa hadir. Entah alasan
yang diatas, alasan waktu, alasan pakaian. Banyak lah.
Seiring berjalannya waktu...
Alhamdulillah gue makin dewasa cara berpikirnya hehe. Semua pola pikir gue
dengan 1001 alasan itu gue balik! Gue ubah!
"OKE. Emang saat ini gue
belum berguna di Rohis. Tapi kalo gue terus ciptakan 1001 alasan, selalu
bawa-bawa perasaan gak penting yang padahal cuma perasaan gue doang. Masalah
gak akan selesai. Selamanya gue gak akan pernah ngerti tentang organisasi
Rohis. Mulai sekarang gue HARUS buang jauh-jauh semua kejanggalan dihati!"
♥♥ ◕ ‿ ◕ ♥♥
Ikatan ukhuwah kami mulai terasa
hangat ketika beragam acara besar Rohis diselenggarakan. Kebetulan saat itu 3
hari berturut-turut acara besar Rohis angkatan kami, yaitu acara ALFA, NMF, dan
satu lagi sebenarnya cuma bantu-bantu sekolah saja. Acara Maulid.
Minggu-minggu akhir akan
berlangsungnya acara dan ketika hari-H membuat komunikasi antarkami menjadi
rutin. Saya merasakan kekeluargaan yang hangat, akrab, dan mulailah benih-benih
cinta itu tumbuh... *Anjaaay*
Jujur aja, aku baru aktif banget
pas hari-H acara ALFA, lho. Sebelumnya yaa gak seberapa ngebantu mereka yang
sangat lelah bekerja. (Disitu kadang saya merasa bersalah)
Hmm, ini baru AWAL, lhoo. Udah
sepanjang ini.... Cerita Selanjutnya akan gue lanjutkan di segmen berikutnya,
ya! Jangan kemana-mana! #SokDiTipi #SokBanget #MendingAdaYangNyimak
#MendingSeruCeritanya #SokAzik #GudBay!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar